RUMAH / BERITA / Berita Industri / Bagaimana cara menghindari keausan berlebihan atau kerusakan pada linkage wiper saat digunakan?


Bagaimana cara menghindari keausan berlebihan atau kerusakan pada linkage wiper saat digunakan?

Sistem wiper merupakan komponen keselamatan penting pada mobil, bertugas membersihkan hujan, salju, debu, dan kotoran lainnya dari kaca depan untuk memastikan pandangan jelas bagi pengemudi. Sebagai komponen kunci dari sistem wiper, linkage wiper bertanggung jawab untuk mentransmisikan tenaga motor ke lengan wiper. Karena seringnya pergerakan dalam jangka panjang dan faktor lingkungan, maka hubungan penghapus dapat aus atau rusak, mengakibatkan wiper tidak berfungsi dan bahkan kerusakan pada motor dan sistem lainnya. Untuk memastikan pengoperasian normal linkage wiper dan menghindari keausan atau kerusakan yang berlebihan, pemilik mobil dan petugas pemeliharaan dapat mengambil tindakan pencegahan yang efektif berikut ini.

1. Inspeksi dan pelumasan rutin
1) Periksa secara teratur status hubungan wiper:
Tautan penghapus adalah komponen mekanis yang pasti akan aus atau kendor selama penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksa secara berkala bagian sambungan dan engsel linkage wiper. Saat memeriksa, berikan perhatian khusus pada titik sambungan, bagian bantalan, dan bagian transmisi dari sambungan yang terhubung ke motor. Jika ditemukan ada kelonggaran, retak atau keausan, bagian yang rusak harus ditangani atau diganti tepat waktu.

2) Lumasi secara teratur:
Pergerakan linkage wiper bergantung pada gesekan, terutama pada titik sambungan dan engsel. Setelah penggunaan jangka panjang, pelumas dapat terkuras secara bertahap, sehingga meningkatkan gesekan dan mempercepat keausan. Oleh karena itu, untuk menghindari keausan berlebihan yang disebabkan oleh kurangnya pelumasan, disarankan untuk menambahkan oli atau gemuk pelumas yang sesuai secara teratur pada bagian sambungan linkage wiper. Pelumasan tidak hanya mengurangi gesekan, namun juga memperpanjang masa pakai komponen dan meningkatkan efisiensi pengoperasian sistem.

2. Jaga kebersihan sistem wiper
1) Bersihkan wiper dan kaca:
Saat menggunakan sistem wiper, kotoran dan serpihan pada lengan wiper dapat merusak sambungan wiper karena gesekan. Jika terdapat banyak kotoran seperti lumpur, dedaunan atau es dan salju di kaca depan, sistem wiper perlu mengerahkan tenaga yang lebih besar untuk menghilangkan zat-zat tersebut selama pengoperasian, yang akan menambah beban pada linkage wiper dan mempercepat keausan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lengan wiper dan kaca depan merupakan tindakan penting untuk mengurangi keausan.

2) Periksa dan bersihkan wiper secara teratur:
Bilah penghapus dan lengan penghapus perlu dibersihkan secara teratur, terutama sebelum digunakan di musim dingin, untuk mencegah salju atau embun beku mempengaruhi pengoperasian normal sistem penghapus. Saat membersihkan wiper, pastikan untuk memeriksa efek wiper. Jika wiper tidak rata atau melompat, hal ini mungkin menunjukkan adanya masalah pada lengan wiper atau sambungan wiper. Pembersihan dan pemeliharaan wiper yang tepat waktu untuk memastikan pengoperasian normal dapat mengurangi keausan yang tidak perlu pada linkage wiper.

3. Hindari penggunaan sistem wiper dalam kondisi kering dalam waktu lama
Pada cuaca kering atau musim panas, jika kelembapan pada kaca depan tidak cukup, wiper dapat bekerja tanpa pelumasan, yang akan meningkatkan gesekan antara wiper dan kaca, sehingga mempercepat keausan linkage wiper. Oleh karena itu, menghindari penggunaan sistem wiper dalam jangka panjang dalam cuaca kering merupakan tindakan pencegahan yang efektif. Jika tidak ada kelembapan pada kaca, sebaiknya hindari penggunaan wiper atau gunakan cairan wiper saja.

4. Hindari ketergantungan berlebihan pada sistem wiper
1) Jangan sering menyalakan wiper:
Dalam beberapa kondisi cuaca ekstrem, sistem wiper mungkin digunakan secara berlebihan, terutama saat hujan lebat atau badai salju. Menghidupkan dan mematikan secara sering dapat menyebabkan keausan berlebih pada linkage wiper. Cobalah untuk menghindari pengoperasian yang tidak perlu, seperti menggunakan sistem wiper dalam waktu lama untuk membersihkan salju atau embun beku. Untuk situasi dengan salju lebat, Anda dapat menggunakan pengikis es untuk membersihkan sebagian besar salju sebelum mulai membersihkan wiper.

2) Gunakan kecepatan wiper yang tepat:
Sebagian besar kendaraan modern memiliki pengaturan kecepatan berbeda untuk sistem wipernya. Pengemudi harus memilih kecepatan wiper yang sesuai berdasarkan kondisi cuaca sebenarnya. Dalam cuaca ekstrem seperti hujan lebat atau badai salju, penggunaan kecepatan lebih tinggi dapat menjamin pemandangan yang bagus; saat hujan ringan atau hari berawan, menggunakan kecepatan yang lebih rendah dapat menghindari seringnya pergantian wiper dan mengurangi tekanan pada linkage wiper.

5. Ganti bagian yang rusak tepat waktu
Tautan penghapus terdiri dari beberapa bagian kecil. Jika salah satunya rusak, hal ini dapat menyebabkan kegagalan sistem secara keseluruhan dan mempercepat keausan komponen lainnya. Misalnya, kerusakan pada motor wiper atau perubahan bentuk batang penghubung dan engsel dapat menyebabkan linkage wiper tidak berfungsi dengan baik, sehingga mempengaruhi kinerja seluruh sistem wiper. Oleh karena itu, pemeriksaan berkala dan penggantian suku cadang yang rusak secara tepat waktu adalah kunci untuk menjaga hubungan wiper berfungsi dengan baik.

6. Hindari beban berlebihan
1) Buang dedaunan dan kotoran tepat waktu:
Pada musim gugur dan musim dingin, dedaunan dan puing-puing sering kali tertiup angin ke jendela mobil. Jika kotoran ini tersangkut di antara wiper dan kaca, hal ini tidak hanya akan mempengaruhi efek menyeka wiper, namun juga dapat menambah beban pada linkage wiper. Memastikan bahwa sistem wiper tidak terganggu oleh hambatan eksternal saat bekerja dapat secara efektif menghindari beban dan kerusakan yang berlebihan.

2) Hindari penggunaan bilah penghapus yang tidak standar:
Saat mengganti bilah wiper, menggunakan bilah wiper yang tidak sesuai (misalnya terlalu besar atau terlalu kecil) dapat menyebabkan sistem wiper tidak berfungsi dengan baik, sehingga memberikan tekanan tambahan pada sambungan wiper dan menyebabkan kerusakan. Pastikan memilih bilah wiper yang sesuai dengan model kendaraan untuk menghindari penambahan beban yang tidak perlu.

7. Inspeksi profesional rutin
Meskipun pemilik mobil dapat melakukan beberapa pemeriksaan dan perawatan dasar, kendaraan juga perlu dikirim ke bengkel profesional untuk pemeriksaan rutin guna memastikan kinerja terbaik dari sambungan wiper. Teknisi profesional dapat memeriksa berbagai komponen sambungan wiper dengan peralatan yang lebih presisi, mendeteksi potensi masalah tepat waktu dan memperbaikinya, serta mencegah masalah kecil berubah menjadi kegagalan serius.

Produk Panas

Selamat Datang untuk Mengunjungi Booth Kami Automechanika Shanghai 2024 2 -5 Des Nomor Booth: Hall 7.1 H37

Selamat Datang untuk Mengunjungi Booth Kami Automechanika Dubai 2024 10 -12 Des Nomor Booth: Zaabeel 3 C10